"Mereka menembakkan rudal sejak pukul 4 pagi ke kamp MINUSMA," kata Wakil Kepala Komunikasi Misi Penjaga Perdamaian PBB, Olivier Salgado kepada Reuters, Sabtu (28/11/2015).
Salgado menyebut ada 3 orang tewas dan empat orang mengalami luka berat dari total korban luka sebanyak 20 orang yang saat ini sedang menjalani perawatan medis.
Namun Salgado tidak menyebutkan identitas dan kebangsaan para korban meskipun sumber di PBB menyebut dua orang pasukan penjaga perdamaian yang jadi korban berkewarganegaraan Guinea.
Seorang saksi mata mengatakan, letusan tembakan terdengar setelah rudal menghantam kamp. Sumber keamanan di Mali seperti dikutip Reuters mengatakan pangkalan PBB di Kidal sudah menerima ancaman dari kelompok militan, dua hari sebelum penyerangan terjadi. (fdn/fdn)











































