Seperti dilansir AFP, Sabtu (28/11/2015), temuan mengerikan ini terjadi di wilayah Cuenca del Papaloapan, Oaxaca, Meksiko bagian selatan, yang rawan kekerasan antar geng narkoba. Jasad-jasad itu ditemukan dengan kondisi leher tergorok.
Wakil Kepala Kepolisian Oaxaca, Juan Mateo Rodriguez menyebut, tangan dan kaki jasad-jasad itu diikat. Beberapa jasad ditemukan ditumpuk begitu saja di dalam sebuah van, sedangkan beberapa jasad lainnya tergeletak di sekitar van tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Delapan jasad itu diyakini korban pembunuhan, namun otoritas setempat belum menyebut dugaan pihak maupun kelompok yang bertanggung jawab atas jasad-jasad tersebut.
Kota yang memiliki 15 ribu penduduk itu berada di negara bagian Oaxaca yang dikenal sebagai salah satu wilayah termiskin di Meksiko. Tindak kriminal di wilayah ini selalu dikaitkan dengan kekerasan antara kartel narkoba setempat demi menguasai jalur penyelundupan narkoba ke Amerika Serikat.
Sejak tahun 2006, tercatat lebih dari 100 ribu orang tewas atau dilaporkan hilang dalam serangan kekerasan terkait geng narkoba. (nvc/try)











































