"Saya katakan lagi, Eropa tidak bisa menerima seluruh pengungsi yang datang dari Suriah. Itulah mengapa kita memerlukan solusi politik, militer dan diplomatik di Suriah," ucap Manuel Valls dalam diskusi dengan warga di Evry, pinggiran Paris, seperti dilansir AFP, Sabtu (28/11/2015).
"Setiap negara harus ikut berperan, menurut saya khususnya negara-negara Teluk," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun negara-negara Teluk seperti Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab dan lainnya tetap menutup pintu untuk para pengungsi Suriah. Padahal di sisi lain, Eropa berjuang keras untuk menangani ratusan ribu pengungsi dan imigran yang memenuhi perbatasan mereka.
Valls menyebut bencana kemanusiaan akan terjadi jika perbatasan di negara-negara anggota Uni Eropa tidak bisa dikendalikan dengan benar. "Kita akan melihat bencana kemanusiaan di Balkan pada musim dingin ini," ucapnya mengingatkan.
Lebih dari 800 ribu imigran tiba di wilayah Eropa melalui kapal sejak awal tahun ini. Sebagian besar imigran ini berasal dari negara-negara Timur Tengah yang rawan konflik.
(nvc/try)











































