"Jika kami mengetahui bahwa itu pesawat Rusia, mungkin kami akan memperingatkannya secara berbeda," tutur Erdogan kepada media setempat, France 24 dan dilansir AFP, Jumat (27/11/2015).
Namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut peringatan berbeda yang dimaksud. Pernyataan Erdogan ini disampaikan setelah militer Turki menyatakan, saat kejadian pada Selasa (24/11) lalu, pihaknya tidak mengetahui dua pesawat jenis Su-24 yang melanggar wilayah udaranya tersebut merupakan milik Rusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menelepon Putin, tapi hingga sekarang beliau tidak pernah menjawab telepon saya," ucapnya.
Dalam pernyataannya, militer Turki menyatakan satu pesawat jenis Su-24 ditembak jatuh oleh dua jet tempur F-16, setelah pesawat itu melanggar wilayah udara Turki dan mengabaikan 10 kali peringatan dalam waktu 5 menit.
Namun pihak Rusia menyatakan, tidak ada peringatan yang diberikan kepada pesawat tersebut dan menegaskan tidak ada pelanggaran wilayah udara yang terjadi. Menangkal klaim ini, otoritas Turki merilis rekaman audio yang berisi peringatan kepada pesawat Su-24 tersebut.
(nvc/ita)










































