Seperti dilansir Reuters dan AFP, Jumat (27/11/2015), pria bernama Joseph Caputo ini nekat memanjat pagar sebelah utara kompleks Gedung Putih pada Kamis (26/11) sekitar 14.45 waktu setempat. Dalam foto yang dijepret saksi mata, seperti dirilis The Washington Post, terlihat Caputo membawa amplop dan mengenakan bendera AS sebagai jubah, saat memanjat pagar Gedung Putih.
Caputo berhasil masuk hingga ke halaman Gedung Putih. Namun dengan segera agen Secret Service mengamankan Caputo dan menangkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat insiden ini, kompleks Gedung Putih terpaksa ditutup sementara Secret Service memeriksa area sekitar. Jalanan di sekitar Gedung Putih, seperti dilaporkan media AS, ABC News dan The Washington Post, juga ikut ditutup untuk beberapa saat.
Insiden ini terjadi ketika AS tengah merayakan Thanksgiving yang jatuh pada Kamis (26/11). Perayaan Thanksgiving di AS sendiri diwarnai isu kekhawatiran keamanan, terutama usai serangan teror 13 November di Paris yang menewaskan 130 orang.
Tidak disebutkan lebih lanjut oleh Secret Service soal keberadaan Presiden Barack Obama saat insiden ini terjadi. Namun menurut jadwal kepresidenan yang bisa diakses publik, diketahui bahwa Obama ada di Gedung Putih untuk merayakan Thanksgiving. Foto resmi dari fotografer Gedung Putih menunjukkan Obama tengah berada di meja kerjanya dan menelepon personel militer AS.
Caputo merupakan orang ketiga yang nekat memanjat pagar Gedung Putih sepanjang tahun ini. Pada April dan Juli lalu, masing-masing satu orang ditangkap setelah memanjat pagar Gedung Putih. Insiden semacam ini memicu Secret Service untuk meningkatkan pengamanan, termasuk dengan memasang paku di ujung pagar agar lebih sulit dilompati.
(nvc/try)











































