Dituturkan Kepala Kepolisian Kabul, Abdul Rahman Rahimi, seperti dilansir CNN, Rabu (25/11/2015), insiden ini terjadi ketika anak-anak itu bermain dengan bagian ujung roket yang mereka temukan tergeletak begitu saja sejak lama. Diduga potongan roket ini merupakan sisa konflik yang masih berlangsung di beberapa wilayah Afghanistan.
Anak-anak itu, sebut Rahimi, membungkus potongan roket dengan kain dan kemudian melemparkannya. Tak diduga, potongan roket itu meledak dan ledakan ini terjadi di dekat anak-anak itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden lain juga terjadi di Kabul, ketika sebuah bom panci meledak dan menewaskan tiga orang. Kemudian seorang pengamat politik Afghanistan, Ahmad Saeed, terpaksa dilarikan ke rumah sakit setempat setelah ditembak pria bersenjata pada Selasa (24/11) sore waktu setempat.
Tidak diketahui pasti pihak-pihak di balik ledakan bom panci dan serangan bersenjata tersebut.
Namun sejak beberapa tahun terakhir, wilayah Afghanistan marak dilanda kekerasan, terutama yang didalangi oleh kelompok militan Taliban. Taliban yang pernah berkuasa di Afghanistan ini, banyak menargetkan serangan terhadap pemerintah Afghanistan dan sekutunya. (nvc/ita)











































