Diberitakan oleh AFP, Rabu (25/11/2015), sumber dari pihak keamanan Tunisia mengatakan ledakan itu menewaskan hampir semua tentara yang berada di dalam bus tersebut.
Pihak Istana Kepresidenan Tunisia mengatakan ledakan itu menewaskan 14 orang, lalu kemudian meralatnya dengan informasi dari Kementerian Dalam Negeri Tunisia yang menyebut 12 orang tewas.
Juru bicara Kepresidenan Tunisia menyebut pemboman itu sebagai sebuah serangan Tunisia. Saksi mata menyebutkan ledakan itu menghancurkan sebagian dari bus. Polisi, ambulans dan pemadam kebakaran saat ini berada di sekitar lokasi kejadian.
Banyak pihak yang berkabung atas ledakan ini. (tfq/Hbb)











































