Dilaporkan televisi nasional setempat dan juga sumber keamanan Mesir, seperti dilansir Reuters, Selasa (24/11/2015), ledakan pertama berasal dari sebuah bom mobil yang ada di lokasi. Selang 10 menit kemudian, ledakan kedua terjadi di area yang sama.
Dua ledakan ini terjadi di kota Al-Arish selang sehari setelah pemilu parlemen putaran kedua selesai digelar. Identitas satu korban tewas belum dirilis otoritas setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motif di balik ledakan bom itu juga belum diketahui pasti. Belum ada kelompok maupun pihak tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan itu.
Namun kelompok militan Sinai Province, afiliasi militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) pernah melancarkan serangan serupa sebagai upaya melengserkan pemerintahan Mesir.
Menurut sumber keamanan setempat, lokasi ledakan kini tengah dijaga ketat oleh tentara dan kepolisian Mesir. (nvc/ita)











































