"Indonesia punya banyak kota besar. Pastinya saya melihat pada efisiensi energi bisa membangun awal yang bagus untuk energi terbarukan. Panel-panel surya utamanya di kota-kota besar mungkin bisa jadi awal yang hebat, satu langkah yang mudah untuk menjadi kota yang bersih," pesan Menteri Lingkungan, Perubahan Iklim dan Air Victoria, Lisa Neville.
Lisa diwawancara detikcom dan RCTI yang ke Australia atas undangan dari Australia Plus ABC International di kantornya di Melbourne, September 2015 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kan peluang bagus buat industri, Victoria juga bisa mengekspor turbin itu," jelas dia memberi contoh.
Victoria sendiri sudah sangat perhatian pada perubahan iklim karena itu akan berdampak pada ekonomi, sosial, lingkungan dan segala aspek kehidupan. Kondisi Australia kini, menurut dia, makin aneh cuacanya seperti banjir, kekeringan, juga kebakaran semak.
Untuk itu, Victoria tak ragu berinvestasi pada energi terbarukan untuk menanggulangi dampak perubahan iklim ini. Upaya untuk mengurangi emisi dengan energi terbarukan itu sudah dimulai 5 tahun lalu.
"Kami telah memfasilitasi pengembangan energi terbarukan dengan dana AU$ 20 juta (Rp 200 miliar) untuk pengembangan tenaga matahari dan angin di Victoria," jelas dia.
Baca terus fokusΒ Jelajah Australia, dan ikutiΒ Hidden Quiz-nya!
Halaman 2 dari 1











































