Polisi Prancis Selidiki Hilangnya Pakaian Pelindung Medis dari Rumah Sakit

Polisi Prancis Selidiki Hilangnya Pakaian Pelindung Medis dari Rumah Sakit

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 23 Nov 2015 15:56 WIB
Polisi Prancis Selidiki Hilangnya Pakaian Pelindung Medis dari Rumah Sakit
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Paris, - Kepolisian Prancis tengah menyelidiki kasus pencurian pakaian pelindung medis dari sebuah rumah sakit di Paris. Motif pencurian baju pelindung khusus tersebut belum diketahui.

Pencurian ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran di Prancis akan kemungkinan serangan kimia atau biologi, menyusul serangan teror di Paris pada 13 November lalu.

Hilangnya pakaian pelindung dari rumah sakit Necker tersebut diketahui pada 18 November lalu. Demikian disampaikan Assistance Publique-Hopitaux de Paris (AP-HP) dalam statemennya seperti dilansir Reuters, Senin (23/11/2015). Laporan mengenai kehilangan itu disampaikan ke kantor polisi setempat keesokan harinya. Namun pihak AP-HP menolak menjelaskan lebih detail mengenai peralatan yang dicuri tersebut.  

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menyusul serangan teror di Paris pada 13 November, Perdana Menteri Prancis Manuel Valls mengatakan, Prancis bisa berisiko mengalami serangan kimia atau biologi dalam perangnya melawan para jihadis ISIS. Pada Minggu (22/11), Menteri Pertahanan Prancis Jean-Yves Le Drian mengulang kembali kemungkinan ancaman serangan tersebut. Kepada radio Europe 1, menteri tersebut mengatakan "semua pencegahan untuk menghindari risiko ini telah dilakukan".

Rumah Sakit Necker biasa menangani para pasien yang diduga menderita virus Ebola. Karenanya, rumah sakit itu memiliki banyak simpanan pakaian pelindung. Tidak disebutkan berapa jumlah pakaian pelindung medis yang hilang dari rumah sakit itu, namun disampaikan AP-HP, jumlahnya terbatas.

Alat pelindung medis tersebut disimpan dalam sebuah ruangan yang dikunci dengan menggunakan kode, namun bisa dimasuki oleh sejumlah orang. Ruangan tersebut selama ini diperiksa sekali dalam setiap minggu. Namun setelah insiden ini, pengamanan dan pemeriksaan di ruangan tersebut ditingkatkan.

(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini