"Telah memutuskan untuk memberikan hukuman penjara," kata Juru Bicara Pengadilan Gholamhossein Mohseni Ejeie dikutip oleh kantor berita resmi IRNA seperti dilansir dari AFP, Senin (23/11/2015).
Rezaian diduga akan mendekam di dalam penjara selama 20 tahun karena juga dikenai tuduhan mengancam keamanan nasional. "Putusan untuk Jason Rezaian telah dikeluarkan. Namun belum resmi diinfokan kepada pengacaranya," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rezaian ditangkap di rumahnya di Teheran pada bulan Juli 2014. Dia telah bekerja selama dua tahun di Washington Post.
"Kami saat ini belum memiliki informasi lebih lanjut mengenai laporan yang ada di media Iran," ucap Editor berita dunia Washington Post Douglas Jehl dalam sebuah pernyataan.
"Bahkan setelah Jason mendekam di penjara selama 488 hari, Iran tak punya cukup bukti yang mengatakan dia salah," tutur Jehl.
Amerika berulang kali menyerukan agar Rezaian dibebaskan. Editor Washington Post Martin Baron juga menambahkan bahwa pernyataan dari Pengadilan Iran tidak jelas dan membingungkan.
"Kasus Rezaian ini hanya menambah ketidakadilan," tutup Editor Washington Post Martin Baron. (yds/bpn)










































