Pernyataan itu disampaikan Presiden Seoul National University Hospital Oh Byung-hee kepada wartawan seperti dilansir AFP, Minggu (22/11/2015). Dia sudah mengalami kritis sejak Sabtu tengah malam.
"Kim meninggal karena komplikasi sepsis dan gagal jantung yang puncaknya terjadi Sabtu malam," kata Oh Byung-hee.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhir masa kepemimpinannya ditutup oleh krisis keuangan Asia. Korsel terbebani utang luar negeri dan berpuncak pada bailout terbesar dari International Monetary Fund (IMF).
Dalam pidato perpisahannya sebagai presiden kala itu, Kim meminta maaf dalam jangka lima tahun gagal memenuhi janji. "Saya tidak bisa dan terus terang mengakui bahwa usaha saya jatuh, jauh dari harapan Anda," katanya.
"Hati saya sakit karena tanggung jawab berat yang beratnya di pikiran saya setiap kali saya memikirkan penderitaan Anda karena devisa saat ini dan krisis keuangan," tambahnya.
Kim dilahirkan dari sebuah keluarga nelayan kaya tahun 1927 ketika negara itu masih di bawah penjajahan Jepang. Sebagai anggota partai berkuasa dari presiden pertama Korea Selatan Syngman Rhee, Kim terpilih sebagai anggota Majelis Nasional termuda pada tahun 1954.
Kim berhasil menjadi presiden pada tahun 1992 dan menjabat di periode 1993-1998. Dia menjadi presiden pertama dari sipil sekaligus mengakhiri masa kepemimpinan militer di negara tersebut selama tiga dekade. (hri/hri)











































