"Orang ini, Abdelhamid Abaaoud, berusaha merekrut warga Spanyol, terutama wanita, melalui media sosial untuk bergabung dan bertempur bersama Daesh (nama Arab dari ISIS)," tutur Menteri Dalam Negeri Spanyol, Jorge Fernandez Diaz, seperti dilansir AFP, Jumat (20/11/2015).
"Perekrutan ini bukan untuk melakukan serangan di Spanyol. Terkait hal ini, kami sama sekali tidak tahu-menahu," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang tahun ini, kepolisian Spanyol menangkap beberapa wanita dan remaja putri yang dicurigai direkrut ISIS. Bulan lalu, seorang wanita Spanyol berusia 22 tahun ditangkap di bandara Madrid karena dicurigai hendak bergabung dengan ISIS di Suriah.
Abaaoud yang berasal dari Belgia, tewas dalam penggerebekan kepolisian Prancis di Saint-Denis pada Rabu (18/11) waktu setempat. Abaaoud yang diketahui bergabung dengan ISIS pada tahun 2014 ini, diyakini mendalangi serangan teror Paris yang merenggut 129 nyawa pada 13 November lalu.
Otoritas Prancis mengungkapkan bahwa Abaaoud terlibat empat rencana serangan teror di wilayahnya sepanjang tahun ini. Rencana-rencana itu telah digagalkan sebelum dilaksanakan. (nvc/ita)











































