Dilaporkan media Amerika Serikat, The Washington Post, Kamis (19/11/2015), yang mengutip dua pejabat senior Eropa yang memahami penyelidikan, bahwa Abaaoud dipastikan tewas dalam penggerebekan pada Rabu (18/11) waktu setempat.
Kedua pejabat Eropa yang berasal dari dua negara berbeda ini memahami dan mengikuti perkembangan penyelidikan tragedi berdarah Paris secara erat. Keduanya kompak mengaku menerima informasi soal kabar kematian Abaaoud dari otoritas Prancis. Keduanya enggan menyebut identitas mereka untuk membahas persoalan intelijen semacam ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua pejabat yang dikutip The Washington Post tidak menyebut secara pasti bagaimana Abaaoud tewas, apakah tewas dalam baku tembak, atau tewas bunuh diri atau tewas karena ledakan bunuh diri yang dilakukan sepupunya di dalam apartemen yang digerebek.
Apartemen yang digerebek di Saint-Denis (REUTERS/Gonzalo Fuentes) |
Secara terpisah, jaksa Paris, Francois Molins, menuturkan pihaknya belum bisa memastikan identitas orang-orang yang tewas dalam penggerebekan itu. Seorang pejabat keamanan Prancis juga menolak berkomentar saat ditanyai apakah benar Abaaoud tewas dalam penggerebekan itu.
Jaksa Molins menyatakan, pihaknya masih harus melakukan identifikasi terhadap jasad-jasad yang ditemukan di lokasi penggerebekan untuk mencari tahu identitas mereka. Menurutnya, proses identifikasi ini akan memakan waktu lebih lama dari seharusnya karena kondisi jasad yang tidak utuh.
Apartemen yang digerebek di Saint-Denis Paris (REUTERS/Gonzalo Fuentes) |
Beberapa media Prancis melaporkan bahwa nasib Abaaoud tidak diketahui pasti usai penggerebekan digelar polisi setempat di kompleks apartemen kawasan Saint-Denis, yang diyakini menjadi tempat bersembunyi Abaaoud dan komplotannya.
Jaksa Molins hanya memastikan bahwa ada tujuh pria dan satu wanita yang ditangkap dalam penggerebekan di apartemen Saint-Denis dan beberapa lokasi lainnya, pada Rabu (18/11). Dia menyatakan, Abaaoud dan Salah Abdeslam, tersangka lain yang diburu polisi, tidak termasuk dalam orang-orang yang telah ditangkap.
Ratusan personel kepolisian Prancis dilibatkan dalam penggerebekan (REUTERS/Benoit Tessier) |












































Apartemen yang digerebek di Saint-Denis (REUTERS/Gonzalo Fuentes)
Apartemen yang digerebek di Saint-Denis Paris (REUTERS/Gonzalo Fuentes)
Ratusan personel kepolisian Prancis dilibatkan dalam penggerebekan (REUTERS/Benoit Tessier)