Serangan Udara Prancis dan Rusia Tewaskan 33 Militan ISIS dalam 72 Jam

Serangan Udara Prancis dan Rusia Tewaskan 33 Militan ISIS dalam 72 Jam

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 18 Nov 2015 17:18 WIB
Serangan Udara Prancis dan Rusia Tewaskan 33 Militan ISIS dalam 72 Jam
Foto: REUTERS/Khalil Ashawi
Damaskus, - Serangan-serangan udara yang dilancarkan Prancis dan Rusia di wilayah Suriah utara telah menewaskan setidaknya 33 militan ISIS dalam 72 jam terakhir. Puluhan jihadis ISIS juga terluka dalam gempuran ke depot senjata, barak dan pos-pos pemeriksaan di kota Raqa, Suriah tersebut.

Demikian disampaikan Rami Abdel Rahman, direktur kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (18/11/2015).

Prancis menggencarkan serangan udaranya di Raqa menyusul serangan teror di Paris pada Jumat (13/11) lalu yang menewaskan 129 orang. Pesawat-pesawat tempur Prancis terus membombardir target-target ISIS sejak Senin (16/11) hingga Rabu (18/11).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rusia juga menggempur Raqa pada Selasa (17/11) setelah Moskow mengkonfirmasi bahwa serangan bom telah menjatuhkan pesawat maskapai Rusia di Mesir bulan lalu. Keseluruhan penumpang dan kru pesawat Metrojet yang berjumlah 224 orang tewas dalam serangan itu.

"Terbatasnya jumlah korban tewas bisa dijelaskan dengan fakta bahwa para jihadis telah mengambil langkah pencegahan," tutur Abdel Rahman. "Cuma ada penjaga di sekitar depot dan barak dan kebanyakan mereka yang tewas berada di pos-pos pemeriksaan," tandasnya.

(ita/ita)


Berita Terkait