Kepolisian Prancis tidak memberikan keterangan lebih detail mengenai ketiga orang yang ditangkap tersebut. Dalam insiden itu, dua orang tersangka militan tewas, termasuk seorang wanita yang meledakkan rompi bahan peledaknya.
Seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (18/11/2015), setidaknya tiga polisi juga terluka dalam operasi yang menargetkan militan ISIS asal Belgia, Abdelhamid Abaaoud. Pria berumur 27 tahun itu diyakini sebagai dalang serangan-serangan teror di Paris pada Jumat (13/11) lalu.
Wilayah terjadinya baku tembak ini merupakan tempat beradanya Stade de France, satu dari beberapa tempat yang diserang para pria bersenjata dan pengebom bunuh diri di Paris pada Jumat (13/11) lalu.
Kelompok radikal ISIS telah mengklaim serangan teror di Paris yang menewaskan 129 orang dan melukai lebih dari 300 orang itu. Lewat video propaganda barunya, ISIS juga mengancam akan menyerang Amerika Serikat, Australia dan negara-negara lain yang melancarkan serangan udara terhadap mereka. Bahkan disebutkan ISIS, serangan tersebut akan lebih buruk daripada serangan di Paris. (ita/ita)











































