Dilansir Reuters, Rabu (18/11/2015), Dua orang korban itu tewas karena tersengat aliaran listrik dari tiang lampu. Mereka tersetrum saat hendak menyeberang jalan yang banjir. Ada pula informasi, dua anak-anak telah hilang di Arab Saudi bagian utara. Kementeria Pertahanan Sipil Arab Saudi telah menginformasikan jumlah korban tersebut.
Banjir merupakan hal yang sensitif secara politik di Jeddah. Pada bencana banjir sebelumnya, terjadi kemarahan yang meluas terhadap kegagalan pemerintah pusat dan lokal dalam mencegah pembangunan pemukiman ilegal. Pembangunan yang dimaksud adalah yang dilakukan di tempat berisiko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian Pertahanan Sipil Arab Saudi menyatakan hujan deras juga mengguyur wilayah lain di belahan barat, utara, dan tengah dari negara itu, termasuk Makkah, Madinah, Hail, dan Arar. Diprediksi cuaca basah akan terus berlanjut hingga beberapa hari mendatang. (dnu/rni)











































