Prancis Berhasil Hancurkan Pusat Komando dan Pelatihan ISIS di Suriah

Teror Berdarah di Paris

Prancis Berhasil Hancurkan Pusat Komando dan Pelatihan ISIS di Suriah

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Selasa, 17 Nov 2015 13:46 WIB
Prancis Berhasil Hancurkan Pusat Komando dan Pelatihan ISIS di Suriah
Foto: Amir Cohen/REUTERS
Paris - Pesawat-pesawat tempur Prancis semalam telah melancarkan serangan ke ibu kota de facto kelompok ISIS di Suriah, Raqa. Dalam serangan tersebut, pasukan Prancis berhasil menghancurkan pusat komando dan pelatihan milik ISIS.

"Dalam 24 jam terakhir, militer Prancis berhasil melakukan serangan udara terhadap ISIS di Raqa, Suriah untuk kedua kalinya," kata Kementerian Pertahanan Prancis seperti dilansir AFP, Selasa (17/11/2015).

Presiden Francois Hollande telah bersumpah untuk melakukan penyerangan tanpa ampun menyusul serangan berdarah di Paris, Jumat (13/11) tengah malam lalu. Penghancuran dilakukan pada pukul 00.30 GMT dengan menerjunkan 16 bom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pesawat jenis Ten Rafale dan Mirage 2000 fighters telah menghancurkan dua target," lanjutnya.

"Penyerangan ini telah berkoordinasi dengan pasukan Amerika Serikat (AS)," tambah Kemhan Prancis.

Sebelum dilakukan penyerangan, Prancis telah mengintai dan meneliti pusat komando dan pelatihan milik ISIS. Sebelumnya, pada hari Minggu lalu pesawat-pesawat tempur Prancis juga telah melakukan serangan terhadap ibu kota de facto kelompok ISIS di Suriah, Raqa.

Itu merupakan serangan udara pertama Prancis melawan ISIS setelah aksi teror kelompok itu di Paris. Sebanyak 12 pesawat tempur, termasuk 10 pengebom, menjatuhkan 20 bom ke target.

"Target utama yang dihancurkan digunakan oleh ISIS sebagai pos komando, pusat perekrutan jihadis dan depot amunisi. Target kedua dipakai para teroris sebagai kamp pelatihan," tutur Menteri Pertahanan, Senin (15/11/2015). (yds/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads