Dalam pembicaraannya dengan Presiden Francois Hollande, Kerry menyebut ISIS sebagai monster psikopat. Hal itu menyusul serangan mematikan yang terjadi di Paris pada Jumat (13/11) tengah malam.
"AS akan bahu membahu dengan Prancis dalam melawan ISIS," kata Kerry seperti dilansir BBC, Selasa (17/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
ISIS telah mengklaim melakukan serangan di bar, restoran, dan ruang konser yang telah menewaskan 132 orang. Saat ini, polisi setempat sedang melakukan perburuan besar terkait kelompok teroris bernama Salah Abdeslam. Kelompok tersebut telah melarikan diri ke perbatasan Belgia.
Sebelumnya, staf Gedung Putih mengatakan Presiden Barack Obama pada hari Minggu (15/11) lalu mengamanatkan untuk mengibarkan bendera setengah tiang di bangunan-bangunan resminya di seluruh dunia hingga hari Kamis (19/11). Bendera setengah tiang juga akan dikibarkan di seluruh kedutaan besar AS dan kantor-kantor misinya di luar negeri. Menurut Ketua DPR AS Paul Ryan, hal ini untuk menunjukkan rasa hormat dan solidaritas kepada korban tewas dalam tragedi Paris.
(yds/nrl)











































