"Kami terus mencari peluang untuk mendapatkan mereka (ISIS) semua). Kami akan terus melanjutkan (penyerangan) itu sampai mereka kalah," kata Carter seperti dilansir Reuters, Selasa (17/11/2015).
Pernyataan itu disampaikan Carter dalam penampilan publik pertamanya setelah penyerangan brutal ISIS di Paris, Prancis, Jumat (13/11/) lalu. Dia bicara dalam sebuah forum yang diselenggarakan Wall Street Journal yang ditampilkan secara online.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baru-baru ini ISIS juga mengancam akan menyerang Washington DC lewat sebuah video. Mereka mengatakan, kota itu akan bernasib sama seperti Paris.
![]() |
Video itu diawali dengan cuplikan penyerangan yang terjadi di Paris dengan korban meninggal sedikitnya 132 orang. Seorang pria berseragam dan bersorban yang dalam sub judul ditulis Al Ghareeb Aljazair menyampaikan pesan kepada negara-negara, yang salah satunya AS, apa yang disebut dengan 'crusader campaign (kampanye tentara perang salib)'.
"Kami sampaikan kepada negara-negara yang terlibat dalam 'crusader campaign', oleh Tuhan, Anda akan memiliki suatu hari, Insya Allah, seperti Prancis dan oleh Allah, seperti kita menyerang Prancis tepat di pusat permukiman. Maka dari itu, kami bersumpah bahwa kami akan menyerang Amerika di pusatnya, di Washington," tutur pria dalam video itu.
(hri/mad)












































