Dilansir dari AFP, Senin (16/11/2015), langkah ini merupakan langkah terbesar Pemerintah Inggris sejak pemboman di Kota London pada 7 Juli 2005 silam. Perekrutan tersebut rencananya akan diumumkan oleh Perdana Menteri David Cameron.
"Saya bertekad untuk menambah sumber daya yang kita butuhkan untuk memerangi ancaman teroris. Karena tugas saya nomor satu sebagai perdana menteri adalah untuk melindungi orang-orang Inggris," kata David Cameron kepada surat kabar Guardian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekrutmen ini bisa menambah 15 persen anggota staf badan intelijen MI5, MI6, dan GCHQ. Selain personel keamanan dan intelijen, petugas keamanan penerbangan juga akan dilakukan penambahan.
Para menteri dalam negeri dari Uni Eropa telah mengadakan pembicaraan mengenai masalah keamanan dunia di Brussels, Belgia. Serangan Paris ini juga menjadi pembicaraan dalam pertemuan tersebut yang telah menewaskan 132 orang di ruang pertunjukan dan stadion. (yds/ita)











































