Seperti dikutip dari CNN, Senin (16/11/2015) orang itu mengaku bernama Ahmad al Mohammad ketika dilakukan pendataan. Saat itu dilakukan prosedur baru untuk membantu para pengungsi dengan mengeluarkan paspor darurat atau dokumen sejenis, kata pejabat setempat yang enggan disebut namanya.
(Baca Juga: Teroris Pemegang Paspor Suriah Diduga Migran yang Tiba di Yunani Bulan Lalu)
Dari Pulau Leros, dia melakukan perjalanan ke Macedonia, Serbia kemudian Kroasia. Petugas menemukan data pelaku dari sidik jarinya yang kemudian dicocokan dengan dokumen di paspor darurat.
Sidik jari pelaku sesuai dengan data milik Ahmad al Mohammad yang telah didata sebelumnya. Sementara itu dua pelaku bom bunuh diri di Stade de France disebut membawa paspor Turki palsu. (bag/hat)











































