Paris - Sebuah mobil merek Seat warna hitam yang digunakan pria-pria bersenjata menembaki pengunjung dua restoran di Paris ditemukan di daerah pinggiran timur Montreuil, Prancis. Di dalam mobil tersebut juga ditemukan beberapa pucuk senjata api jenis Kalashnikov, sehingga makin menguatkan dugaan bahwa pelaku penembakan telah melarikan diri usai melancarkan serangan di Prancis.
Seperti dilansir AFP, Minggu (15/11/2015), 3 pucuk Kalashnikov tersebut ditemukan di sebuah mobil di kawasan Montreuil, Paris. Intelijen Perancis menduga kuat bahwa setidaknya 1 orang pelaku telah melarikan diri.
Mobil Seat itu digunakan untuk menyerang dua dari enam lokasi di Paris. Dua lokasi itu adalah bar di kawasan rue de la Fontaine-au-Roi yang menewaskan 5 orang dan sebuah restoran di rue de Charonne yang menewaskan 19 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, polisi baru mengidentifikasi Omar Ismail Mostefai sebagai pelaku penembakan di gedung konser Bataclan yang menewaskan 89 orang. Identitas pria 29 tahun tersebut diketahui dari sidik jari dari potongan jari yang ditemukan. Mostefai meledakkan diri setelah mengumbar tembakan kepada penonton konser grup metal Eagles of Death Metal. Saksi mata satu serangan di 6 lokasi menyebut penyerang menembakkan senjata Kalashnikov
(rni/nrl)