"Kedua pemimpin sepakat untuk menunjukkan solidaritas kepada Prancis dalam melacak pelaku serangan di Paris dan akan meningkatkan kekuatan untuk menumpas jaringan jihadis tersebut," kata Presiden AS Barack Obama di sela-sela pertemuan KTT G-20 di Antalya, Turki seperti dilansir dari AFP, Minggu (15/11/2015).
Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga menyampaikan kesedihan atas teror di Paris. "Terorisme tidak memiliki kewarganegaraan atau agama. Semua terorisme buruk. Kita semua harus mengesampingkan perasaan bahwa teroris kami buru dan teroris Anda baik," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Delapan pelaku yang disebut pejihad ISIS beraksi di 6 lokasi berbeda di Paris saat itu. Sebanyak 129 orang tewas dalam serangan tersebut. (yds/erd)











































