"Kami, Hizbullah, mengungkapkan kecaman dan celaan kami untuk serangan teroris oleh Daesh (ISIS dalam sebutan Arab) di Paris," kata kepala Hizbullah Hassan Nasrallah di televisi, sebagaimana dilansir AFP, Minggu (15/11/2015).
Hizbullah juga mengungkapkan rasa solidaritasnya untuk penduduk Prancis. Akibat peristiwa Jumat yang disebut 'gempa' kelompok jihad itu, Timur Tengah juga menderita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hizbullah adalah penyokong utama Presiden Bashar al-Assad, dan milisinya telah berperang dalam perang sipil Suriah. Hizbullah mengatakan keterlibatannya di Suriah akan tetap menjaga Lebanon dan wilayahnya aman dari para pelaku jihad termasuk ISIS. Setelah serangan di Beirut selatan, Hizbullah berujar meningkatkan kekuatan.
"Tak ada masa depan untuk Daesh (ISIS), tak di peperangan dan di kedamaian," kata Nasrallah.
(dnu/dhn)











































