Kecam dan Celaan dari Hizbullah untuk Serangan Teror ISIS di Paris

Teror Berdarah di Paris

Kecam dan Celaan dari Hizbullah untuk Serangan Teror ISIS di Paris

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 15 Nov 2015 05:48 WIB
Kecam dan Celaan dari Hizbullah untuk Serangan Teror ISIS di Paris
Foto: twitter
Jakarta - Gerakan Muslim Syiah di Lebanon, Hizbullah, mengutuk serangan ISIS terhadap Paris, Prancis. Serangan tersebut telah menewaskan ratusan orang.

"Kami, Hizbullah, mengungkapkan kecaman dan celaan kami untuk serangan teroris oleh Daesh (ISIS dalam sebutan Arab) di Paris," kata kepala Hizbullah Hassan Nasrallah di televisi, sebagaimana dilansir AFP, Minggu (15/11/2015).

Hizbullah juga mengungkapkan rasa solidaritasnya untuk penduduk Prancis. Akibat peristiwa Jumat yang disebut 'gempa' kelompok jihad itu, Timur Tengah juga menderita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ISIS sendiri diasosiasikan sebagai kelompok Muslim Sunni, mereka menganggap Syiah sebagai bidah alias menyimpang dari ajaran. Nasrallah berbicara di televisi Al-Mannar pada dua hari usai dua serangan bom bunuh diri ISIS di Beirut selatan. Serangan itu menewaskan 40 orang.

Hizbullah adalah penyokong utama Presiden Bashar al-Assad, dan milisinya telah berperang dalam perang sipil Suriah. Hizbullah mengatakan keterlibatannya di Suriah akan tetap menjaga Lebanon dan wilayahnya aman dari para pelaku jihad termasuk ISIS. Setelah serangan di Beirut selatan, Hizbullah berujar meningkatkan kekuatan.

"Tak ada masa depan untuk Daesh (ISIS), tak di peperangan dan di kedamaian," kata Nasrallah.

(dnu/dhn)


Berita Terkait