Gelar mutakhir yang disematkan oleh The Economist Intelligence Unit (EIU) yang menempatkan Melbourne di posisi puncak kota paling layak huni dunia tahun 2015, dari 140 kota-kota dunia yang disurvei.
Menurut EIU, ada sekitar 30 faktor kualitatif dan kuantitatif yang dipertimbangkan hingga suatu kota dinyatakan kota layak huni melingkupi keselamatan, perawatan kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pekan pertama September 2015 lalu, suhu di Melbourne masih dingin. Kota ini beranjak menuju musim semi. Jalan kaki dan trem, itu kesan pertama yang terlihat di Central Business District (CBD) kota Melbourne. Trotoar yang lebar membuat nyaman untuk berjalan kaki.
Trem berlalu lalang di Melbourne (Foto: Nograhany WK/detikcom) |
Trem berlalu lalang dengan kerap dengan headway atau waktu tunggu yang ajek, 5 menit sekali, bahkan kurang. Pada jam-jam sibuk, ada antrean di halte-halte trem tapi tak ada yang sampai mengular.
Asyiknya, ada Free Tram Zone Area di sekitar CBD, di mana penumpang tak perlu menempelkan kartu Myki, kartu elektronik pembayaran transportasi multimoda, sehingga warga atau turis bisa berkeliling gratis.
Di sudut-sudut kota banyak kafe dan restoran yang asyik dari harga kaki lima sampai harga bintang lima. Jangan lupa blusukan ke gang-gangnya di mana banyak tersembunyi kafe-kafe atau wilayah seni grafiti yang kreatif.
Kafe-kafe yang bertebaran di sudut kota Melbourne (Foto: Nograhany WK/detikcom) |
Bila Anda adalah seorang budget traveler atau ingin irit, silakan cari keran tap water pinggir jalan, isi botol air minum Anda atau minum langsung. Segar!
Nongkrong gratis bisa di pinggir Sungai Yarra yang bersih atau depan perpustakaan negara bagian Victoria.
Sungai Yarra yang melintas di Kota Melbourne (Foto: Nograhany WK/detikcom) |
Satu lagi, Melbourne juga adalah kota pelajar. Maka tak heran banyak pelajar Indonesia belajar Melbourne University, Monash University atau Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT).
Nah, bagaimana Melbourne mewujudkan kota paling layak huni itu? Saksikan semua artikel tentang Melbourne di detikcom selama sepekan ke depan!
Baca terus fokus Jelajah Australia, dan ikuti Hidden Quiz-nya! (nwk/dhn)












































Trem berlalu lalang di Melbourne (Foto: Nograhany WK/detikcom)
Kafe-kafe yang bertebaran di sudut kota Melbourne (Foto: Nograhany WK/detikcom)
Sungai Yarra yang melintas di Kota Melbourne (Foto: Nograhany WK/detikcom)