"Dia seorang pria dengan tinggi 185 cm. Berpakaian serba ketat," kata Mark Colclough kepada jurnalis the Guardian, David Munk, dan dikutip BBC, Sabtu (14/11/2015).
"Dia mengenakan jumper ketat tanpa kerah dan risleting, juga mengenakan celana ketat. Semuanya hitam," tambah psikoterapis berkebangsaan Denmark dan Inggris ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika kamu pernah melihat tentara, seperti itulah orangnya," jelas Colclough.
Penembak misterius itu memuntahkan 3-4 peluru. Menurut Colclough, gerakannya sangat intensif dan terlihat profesional. Kemudian, dia mendekati kafe dan menembak 15-20 kali.
Β
Colclough mengaku tidak mengetahui nasib si penembak. Sebab, ia pergi menjauh setelah tembakan pertama terdengar. Saat Colclough kembali ke lokasi dan suasana terkendali, polisi dan ambulans sudah berdatangan. Ada belasan orang bergelimpangan di kursi kafe.
Hingga saat ini, belum ada pihak yang bertanggung jawab atas serangan berdarah ini. Sementara Kejaksaan Prancis hanya menyebut 8 pelaku serangan tewas. Tujuh di antaranya meledakkan diri. Belum ada penjelasan tambahan terkait identitas pelaku. (try/mpr)










































