"Saya melihat dua pria datang dan mulai menembaki orang-orang. Mereka mengatakan 'apa yang kalian lakukan kepada rakyat Suriah, sekarang kalian akan membayarnya'. Banyak orang berjatuhan. Saya menabrak sesosok jasad, dan kemudian saya pergi ke toilet dan ketika saya keluar, ada banyak mayat di sekitar saya," tutur salah satu korban selamat, Jasmine kepada media setempat, BFMTV dan dilansir Huffington Post, Sabtu (14/11/2015).
"Salah satu pelaku menembak saya di bagian pergelangan kaki. Saya tidak pernah melihat banyak orang mati di sekitar saya selama hidup saya. Saya trauma," imbuh Jasmine.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban selamat dari penyanderaan di Bataclan (REUTERS/Philippe Wojazer) |
Ada korban selamat lainnya yang mengaku dibantu seorang pria yang memiliki apartemen di lantai atas gedung tersebut dan bersembunyi di sana hingga situasi aman. Surat kabar Prancis, Le Figaro melaporkan kisah salah satu korban yang berhasil menyelamatkan diri dari penyanderaan dan penembakan brutal di gedung konser Bataclan.
"Saya melihat pria dengan senapan otomatis melepas tembakan ke udara. Semuanya terbaring di lantai. Dari sana, insting saya bekerja, kami berusaha merangkak sejauh mungkin dari pelaku," tutur seorang pemuda setempat yang enggan disebut namanya, yang menjadi salah satu korban selamat.
Korban selamat dari penyanderaan di Bataclan dievakuasi (REUTERS/Christian Hartmann) |
Perjuangan pemuda ini belum berakhir, karena dia kesulitan mencari pintu keluar. Salah satu pintu keluar darurat dipenuhi orang-orang yang berebut ingin kabur. Hingga akhirnya ada salah satu staf gedung yang memberitahu pintu keluar lainnya dari gedung itu. Mereka menyusup ke dalam tirai panggung hingga menemukan pintu keluar dan berlari sekuat tenaga ke jalanan.
"Kami masih bisa mendengar suara ledakan di jalanan. Saya tidak menengok ke belakang. Saya berlari, seperti orang-orang yang lain," ucapnya.
Suasana usai penyanderaan di Bataclan (REUTERS) |












































Korban selamat dari penyanderaan di Bataclan (REUTERS/Philippe Wojazer)
Korban selamat dari penyanderaan di Bataclan dievakuasi (REUTERS/Christian Hartmann)
Suasana usai penyanderaan di Bataclan (REUTERS)