Serangan Teror Paris Dikait-kaitkan dengan Tewasnya Jihadi John di Suriah

Tembakan dan Ledakan di Paris

Serangan Teror Paris Dikait-kaitkan dengan Tewasnya Jihadi John di Suriah

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 14 Nov 2015 09:18 WIB
Serangan Teror Paris Dikait-kaitkan dengan Tewasnya Jihadi John di Suriah
Foto: REUTERS/Christian Hartmann
Paris - Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas penembakan dan berbagai ledakan di Paris, Prancis. Namun insiden ini terjadi setelah serangan udara Amerika Serikat dan koalisi di Suriah dikabarkan menewaskan anggota militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), Jihadi John.

Laporan beberapa media mengkhawatirkan serangan teror di Paris ini berkaitan dengan kabar kematian Jihadi John. Terlebih, salah satu saksi mata dalam penembakan di gedung konser Bataclan mengaku mendengar salah satu pelaku meneriakkan 'Ini untuk Suriah' sebelum melepas tembakan brutal.

Jihadi John alias Mohammed Emwazi dikenal sebagai warga negara Inggris yang banyak muncul dalam video pemenggalan ISIS. Militer AS dan koalisinya, termasuk Prancis dan Inggris baru-baru ini melancarkan serangan terhadap ISIS di Suriah, secara khusus menargetkan Jihadi John.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara militer AS, Kolonel Militer Steven Warren mengumumkan tewasnya beberapa anggota ISIS dalam serangan drone di Suriah beberapa waktu terakhir. AS meyakini Jihadi John ada di dalam mobil itu.

"Kami cukup yakini bahwa kami menewaskan target yang ingin kami bunuh, yakni Jihadi John. ... Pria ini binatang dan membunuhnya mungkin bisa membuat dunia lebih baik," tegas Warren seperti dilansir CNN, Sabtu (14/11/2015).

REUTERS/SITE Intel Group/Handout via Reuters/Files


Usai kabar kematian Jihadi John, dilaporkan media Inggris, mirror.co.uk, otoritas Inggris terutama intelijen MI5 mengkhawatirkan adanya serangan balas dendam ISIS di wilayahnya. Kepolisian dan tentara Inggris dalam kondisi waspada tinggi.

MI5 pun memantau komunikasi kelompok radikal untuk mendeteksi rencana serangan yang mengatasnamakan balas dendam kematian Jihadi John. Beberapa jam kemudian, kabar penembakan dan ledakan di Paris muncul.

Bahkan dilaporkan lebih dari 140 orang tewas dalam serangan yang terjadi di tujuh lokasi terpisah pada Jumat (13/11). Beberapa media asing mengkait-kaitkan serangan di Paris ini dengan kematian Jihadi John.

"Kami mendengar beberapa laporan bahwa serangan di Paris kemungkinan terkait kematian Jihadi John oleh serangan drone AS," sebut ZImbabwe Daily tanpa menyebut sumbernya. (nvc/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini