Pengerahan tentara tambahan ini juga telah disetujui oleh dewan keamanan Prancis. Hal itu diungkapkan oleh Presiden Prancis Francois Hollande dalam pernyataan persnya seperti dilansir AFP, Sabtu (14/11/2015).
"Tentara tambahan berjumlah 1.500 personil telah dikerahkan ke Kota Paris menyusul serangan yang menewaskan sedikitnya 140 orang," kata Hollande.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain pengerahan militer, Hollande juga memerintahkan penutupan seluruh area Paris dan sekitar dengan alasan keamanan.Β Dia mengimbau rakyat tetap waspada menghadapi situasi terkini.
"Ini adalah cobaan yang mengerikan. Kita tahu ini dari mana asalnya, siapa pelaku kejahatan ini, siapa teroris ini," ucapnya.
Di tengah suasana mencekam ini, Hollande meminta semua pihak untuk tetap tenang. Saat ini, rakyat Prancis diminta untuk kuat.
"Kita harus menunjukkan kesatuan dan tenang. Dihadapkan dengan teror, Prancis harus kuat, harus menjadi besar, dan otoritas negara harus tegas," ujar Hollande.
(yds/hri)











































