Pernyataan itu disampaikan polisi Prancis seperti dilansir Reuters, Sabtu (14/11/2015). Ke-100 orang ini merupakan jumlah korban tewas di lokasi penyanderaan Teater Bataclan.
Dalam penyergapan di gedung itu, dua pelaku penembakan tewas diterjang timah panas. Pelaku penyerangan ini disebut masih berusia muda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Prancis Francois Hollande memimpin sendiri operasi penumpasan kelompok bersenjata ini. Dia langsung menggelar rapat darurat tak lama setelah penyerangan terjadi.
Hollande juga membatalkan kunjungannya ke Turki untuk pertemuan G-20.
(hri/hri)











































