Satu dari ketiga pemuda berumur 19 tahun itu, Hunter M. Park asal , membuat ancaman terhadap University of Missouri. Dalam berkas pengadilan disebutkan, Park juga mengungkapkan "ketertarikan mendalam" pada pembantaian sekolah di Oregon beberapa waktu lalu.
Dua pemuda lainnya diidentifikasi sebagai Tyler Bradenberg dan Connor Stottlemyre. Ketiganya membuat ancaman lewat media sosial, termasuk aplikasi pesan Yik Yak dalam tiga hari terakhir. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (13/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Park ditangkap pada Rabu (11/11) waktu setempat di kampus Missouri University of Science and Technology (S&T) di Rolla, tempat Park menjadi mahasiswa tingkat kedua untuk jurusan ilmu komputer. Jika terbukti bersalah, Park bisa diancam hukuman penjara maksimum 7 tahun.
Sedangkan Stottlemyre dijerat dakwaan membuat ancaman teroris dan kejahatan pada Kamis (12/11) waktu setempat di pengadilan Nodaway County Circuit Court. Disebutkan, dia memposting ancaman di Yik Yak pada Rabu (11/11) yang berbunyi: "Saya akan menembak orang-orang kulit hitam besok, jadi bersiaplah."
Adapun Bradenberg, mantan mahasiswa S&T, didakwa setelah memposting ancaman di Yik Yak pada Rabu (11/11) yang berbunyi: "Saya akan menembaki sekolah ini."
(ita/ita)











































