Ancaman itu dilontarkan ISIS dalam video terbaru yang dirilisnya seperti diberitakan SITE Intelligence Group, kelompok pemantau aktivitas militan online seperti diberitakan Press TV, Jumat (13/11/2015).
SITE yang berbasis di Amerika Serikat tersebut melaporkan kemunculan rekaman video itu pada Kamis (12/11) waktu setempat. Dalam video itu disebutkan bahwa "Tak lama lagi, segera, darah akan tumpah seperti lautan" dan "Kami akan menjadikan istri-istri kalian sebagai gundik dan menjadikan anak-anak kalian sebagai budak kami."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak tahu keaslian video ini, saya tidak tahu keaslian sumber-sumber ini, namun bagaimanapun, sudah pasti bahwa material ini akan dianalisa badan-badan khusus keamanan kami," tutur Peskov.
Ini bukan pertama kalinya ISIS mengancam akan melancarkan serangan terhadap Rusia. Tahun lalu, saluran berita milik Arab Saudi menayangkan video yang dilaporkan direkam di sebuah bandara yang dikuasai ISIS di provinsi Raqqah, Suriah. Rekaman video tersebut menampilkan seorang anggota ISIS yang sedang duduk di dalam sebuah pesawat militer sembari mengatakan, "Pesan ini untuk Anda, Vladimir Putin! Ini pesawat-pesawat yang Anda kirimkan ke Bashar (Presiden Suriah Bashar al-Assad), dan kami akan mengirimkannya ke Anda. Ingat itu!"
Atas permintaan pemerintahan Assad, Rusia telah melancarkan serangan-serangan udara terhadap ISIS dan kelompok-kelompok teroris lainnya di Suriah sejak 30 September lalu.
(ita/ita)











































