Seperti diberitakan AFP, Jumat (13/11/2015), partai pimpinan Suu Kyi, partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) memimpin perolehan suara pada pemilu paling penting di Myanmar. Obama memuji perjuangan wanita peraih nobel perdamaian ini sebagai usaha dan pengorbanan yang tidak kenal lelah untuk menciptakan Myanmar yang inklusif, damai dan demokratis.
NLD mendapatan sekitar 80 persen kursi di parlemen. Ini merupakan perkembangan dramatis dari partai yang berjuang untuk demokrasi. Pimpinan AS ini juga telah berbicara dengan Presiden Myanmar Thein Sein.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataan yang diposting di Facebook, Thein Sein dan pemimpin militer Min Aung Hlaing mengucapkan selamat partai Suu Kyi, dan berjanji untuk menghormati hasil jajak pendapat dan bekerja sama dengan pemerintah yang baru.
Panglima militer menegaskan posisinya sebagai militer militer dan bersumpah "Bekerjasama dengan pemerintah baru selama periode pascapemilu," ujarnya. (tfq/asp)











































