Disampaikan kepolisian setempat, seperti dilansir AFP, Kamis (12/11/2015), penyelidikan kasus ini berawal pada September lalu, setelah putri sulung wanita ini yang berusia 15 tahun bersama mantan rekan ibunya melapor ke kantor polisi Seville.
Remaja ini menuturkan ibundanya kerap mengambil foto dan video dirinya dan kedua adiknya yang masing-masing berusia 7 tahun dan 8 tahun, dalam pose-pose cabul. Seorang anak perempuan lainnya yang berusia 8 tahun, yang merupakan keponakan mantan rekan wanita ini juga muncul dalam foto-foto yang dijual wanita ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun semakin lama, anak-anak wanita ini terutama anak sulungnya menyadari ada yang tidak beres. Foto-foto mereka ternyata dijual kepada sejumlah pria melalui situs mencari jodoh.
"Sang ibu kemudian memberitahu anak-anaknya bahwa mereka butuh uang untuk makan dan ada pria-pria yang membayar untuk foto-foto itu. Remaja ini juga memberitahu polisi bahwa dirinya dan adik-adiknya berulang kali dipukuli dengan tongkat oleh ibunya sendiri, jika mereka menolak difoto," imbuh pernyataan tersebut.
Dituturkan polisi bahwa remaja 15 tahun ini dikirim ibunya untuk bertemu dengan pria-pria yang membeli foto-foto bugil itu, untuk mengambil uangnya. Remaja ini memberikan telepon genggam dan komputer milik ibunya yang berisi foto-foto bugil itu. Polisi menangkap wanita yang tidak disebut namanya ini pada 15 Oktober lalu. Polisi juga menangkap salah satu pria berusia 49 tahun yang membeli foto bugil itu. (nvc/nwk)











































