Perahu kayu tersebut tenggelam saat dalam perjalanan menuju Pulau Lesbos, Yunani. Demikian seperti diberitakan kantor berita Turki, Dogan dan dilansir Reuters, Rabu (11/11/2015).
Dilaporkan Dogan, anak-anak termasuk di antara mereka yang tewas saat perahu tersebut karam di perairan yang memisahkan Lesbos dari pantai Turki.
Beberapa bulan terakhir, ratusan ribu migran telah menempuh perjalanan laut yang membahayakan dari Turki ke Eropa. Kebanyakan dari mereka adalah warga yang melarikan diri dari konflik di Timur Tengah. Ada pula para migran yang berasal dari negara-negara Afrika.
Para pemimpin Eropa dan Afrika akan bertemu di Malta hari Rabu ini untuk membahas gelombang migran tersebut. Para pemimpin Eropa berharap, pemberian bantuan dana kepada negara-negara termiskin di dunia akan membantu mengurangi gelombang migran yang nekat menempuh perjalanan berbahaya menuju Eropa. (ita/ita)











































