Dilaporkan kantor berita Turki, Dogan dan dilansir AFP, Rabu (11/11/2015), insiden ini terjadi di wilayah Ordu, dekat Laut Hitam, akhir pekan lalu, setelah kepolisian setempat mendapat laporan dari warga soal keberadaan seseorang yang dicurigai sebagai calon pengebom bunuh diri.
Warga setempat melaporkan keberadaan seorang 'wanita' mencurigakan yang mengenakan jubah warna hitam lengkap dengan cadar, namun memakai sepatu pria. Polisi mendatangi wanita yang dicurigai itu dan membuka cadarnya. Terungkaplah bahwa dia ternyata seorang pria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada polisi, pria yang berusia 33 tahun itu mengaku dirinya sengaja menyamar dengan memakai burka atau cadar karena akan menemui wanita yang menjadi kekasih gelapnya. Pria ini diketahui sudah menikah dan memiliki dua anak.
Turki saat ini tengah dalam situasi waspada tinggi usai serangkaian serangan teror mematikan, yang dicurigai didalangi kelompok militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), termasuk dua ledakan bom kembar di Ankara pada 10 Oktober lalu yang menewaskan 102 orang. (nvc/ita)











































