Pemerintah Iran memanggil Kuasa Usaha Saudi di Teheran pada Minggu, 8 November waktu setempat untuk memprotes eksekusi ketiga warganya tersebut. Demikian diberitakan kantor berita Iran, Fars dan dilansir Reuters, Senin (9/11/2015).
Eksekusi ini dilakukan di tengah memanasnya hubungan Iran dan Saudi terkait krisis di Irak, Suriah dan Yaman, serta tragedi Mina yang menewaskan 465 jemaah haji Iran pada September lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Negara-negara harus menahan diri untuk melakukan hukuman seperti itu dengan menghormati hubungan bilateral dan mengingat bahwa melaksanakan hukuman seperti itu tak akan memberikan efek positif bagi hubungan," cetus Qashqavi.
Sebelumnya diberitakan, otoritas Saudi telah mengeksekusi mati tiga warga Iran atas kasus perdagangan narkoba. Dengan ini berarti sudah 145 orang yang dieksekusi mati di Saudi sepanjang tahun ini.
Dalam statemen yang dirilis kantor berita resmi Saudi, SPA, Kementerian Dalam Negeri Saudi menyatakan, ketiga napi tersebut didakwa karena mencoba "menyelundupkan sejumlah besar ganja lewat laut ke Saudi". Ketiga napi itu telah dihukum pancung di kota Dammam, Saudi timur pada Minggu, 8 November waktu setempat. (ita/ita)











































