Kementerian Pertahanan Israel menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (9/11/2015), insiden itu terjadi di pos pemeriksaan pada hari ini. Disebutkan bahwa para penjaga melepaskan tembakan peringatan saat wanita tersebut mendekati pos pemeriksaan dengan membawa pisau. Dia akhirnya ditembak karena menolak ketika diperintahkan untuk berhenti.
Tidak disebutkan identitas wanita Palestina itu. Kementerian Pertahanan Israel juga tidak menjelaskan apakah wanita itu terluka atau tewas akibat tembakan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada Minggu, 8 November waktu setempat, enam warga Israel terluka dalam tiga insiden penikaman terpisah oleh warga Palestina di Tepi Barat.
Sejak maraknya serangan-serangan pada 1 Oktober lalu, setidaknya 73 warga Palestina telah tewas. Sekitar separuh dari mereka merupakan pelaku penyerangan. Sepuluh warga Israel dan satu warga Arab Israel juga tewas dalam serangan-serangan tersebut.
(ita/ita)











































