Diminta Rusia, FBI Bersedia Bantu Selidiki Jatuhnya Pesawat di Mesir

Diminta Rusia, FBI Bersedia Bantu Selidiki Jatuhnya Pesawat di Mesir

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 09 Nov 2015 13:05 WIB
Diminta Rusia, FBI Bersedia Bantu Selidiki Jatuhnya Pesawat di Mesir
Puing pesawat Rusia yang jatuh di Sinai, Mesir (REUTERS/Mohamed Abd El Ghany)
Washington - Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) sepakat untuk membantu Rusia dalam menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat maskapai Metrojet di Mesir. Ini setelah Rusia mengajukan permintaan khusus kepada FBI.

Beberapa pejabat senior AS yang enggan disebut namanya menuturkan kepada The New York Times, Senin (9/11/2015), otoritas Rusia secara spesifik meminta bantuan analisis forensik untuk mencari tahu penyebab jatuhnya pesawat jenis Airbus A-321 itu. Pejabat AS lainnya menyebut permintaan Rusia bersifat umum.

Namun diketahui bahwa sebagian besar puing-puing pesawat yang tersebar di area gurun seluas 20 kilometer persegi di Sinai Utara, Mesir telah dievakuasi dan dibawa ke Rusia untuk dianalisis lebih lanjut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tergolong langka bagi Rusia untuk mengajukan permintaan semacam itu kepada AS. Beberapa pejabat AS menginterpretasikan hal ini sebagai pertanda adanya tantangan yang dihadapi tim penyidik insiden pesawat jatuh tersebut.

Ditambah lagi, meskipun FBI bersama mitra Rusianya, FSB atau Badan Keamanan Federal Rusia sering bekerja sama dalam sejumlah isu terorisme, namun hubungan AS dengan Rusia sendiri tengah berada di titik terendah sejak jatuhnya Tembok Berlin.

Sementara itu di Kairo, tim penyidik yang dipimpin oleh otoritas Mesir tengah fokus pada suara yang terdengar saat detik-detik terakhir rekaman suara di dalam kokpit pesawat yang tercatat berdurasi 23 menit. Namun otoritas Mesir menyatakan, masih terlalu dini untuk berspekulasi soal suara tersebut.

Penyelidikan melibatkan sekitar 58 pakar dan penasihat teknis dari Mesir, Rusia, Prancis, Jerman dan Irlandia. (nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini