Cahaya Rudal di California Sempat Dikira UFO hingga Meteor

Cahaya Rudal di California Sempat Dikira UFO hingga Meteor

Nograhany Widhi K - detikNews
Minggu, 08 Nov 2015 16:24 WIB
Cahaya Rudal di California Sempat Dikira UFO hingga Meteor
Foto: Twitter @aaronsmith4848 via BBC
Jakarta - Suatu cahaya yang melaju di langit California pada Sabtu (7/11) malam kemarin membuat kehebohan di media sosial. Cahaya yang melaju itu sempat dikira Unidentified Flying Object (UFO).

Seperti dilansir dari NBC yang menangkap percakapan warga di media sosial yang heboh dengan cahaya misterius yang melaju. Beberapa warga di pantai barat AS memposting foto atau video cahaya yang melaju itu.

Bahkan artis sekelas Josh Groban mencuitkan "California coast. DID. ANYONE. ELSE. JUST. SEE. THAT. #ufo". Dia lantas memposting foto cahaya yang melaju itu dengan keterangan "It trailed with a huge bell shaped cloud, then as it continued across the sky it took different paths".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT




Menurut NBC selain mengambil foto dan video, warga juga menelepon 911 hingga menelepon kantor media dengan pertanyaan-pertanyaan.  

Surat kabar the San Diego Union-Tribune menyebutkan bahwa kepolisian menerima sejumlah panggilan telepon yang melaporkan beragam hal, mulai dari kilatan cahaya, komet, sampai bom nuklir.

Harian itu juga menuturkan cahaya terang di angkasa terlihat bukan hanya di California, melainkan sampai ke Negara Bagian Nevada dan Arizona.

Belakangan, juru bicara Angkatan Laut Amerika Serikat, Ryan Perry, mengatakan kepada the San Diego Union-Tribune cahaya itu berasal dari uji rudal yang ditembakkan sebuah kapal selam di lepas pantai California.

Sebagaimana dikutip kantor berita Associated Press via BBC, Perry menambahkan uji rudal dilakukan untuk memastikan keandalan sistem keamanan.

Sebelum Angkatan Laut memberi konfirmasi, badan penerbangan sipil AS (FAA) menyebutkan penerbangan malam hari dari dan menuju Bandara Internasional Los Angeles akan menghindari rute Samudera Pasifik di bagian barat bandara.

FAA tidak menjelaskan alasan tindakan itu, namun mengindikasikan terdapat aktivitas militer.
Halaman 2 dari 1
(nwk/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini