Pesawat Rusia Jatuh, Denmark Serukan Warganya Hindari Sinai Mesir

Pesawat Rusia Jatuh, Denmark Serukan Warganya Hindari Sinai Mesir

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 07 Nov 2015 10:43 WIB
Pesawat Rusia Jatuh, Denmark Serukan Warganya Hindari Sinai Mesir
Bandara Sharm el-Sheikh (Foto: REUTERS/Asmaa Waguih)
Copenhagen, - Pemerintah Denmark menyerukan warga negaranya untuk menghindari wilayah Semenanjung Sinai, Mesir, termasuk resor populer Sharm el-Sheikh. Langkah Denmark ini mengikuti negara-negara lain yang telah mengeluarkan peringatan serupa menyusul jatuhnya pesawat penumpang Rusia di Sinai beberapa hari lalu.

Kementerian Luar Negeri Denmark menyatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (7/11/2015), seruan ini didasarkan pada penilaian atas keselamatan penerbangan yang dibuat setelah adanya informasi baru yang diterima pada Jumat, 6 November. Namun kementerian tidak menjelaskan lebih rinci.

Pada situsnya, kementerian mengimbau untuk "tidak melakukan perjalanan yang tidak penting ke bagian selatan Semenanjung Sinai, termasuk Sharm el-Sheikh".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seruan ini dikeluarkan Denmark setelah Rusia menghentikan penerbangan ke Mesir dan Amerika Serikat menerapkan pemeriksaan keamanan yang lebih ketat usai insiden tragis yang menimpa pesawat milik maskapai Rusia, Metrojet.

Langkah ini dilakukan setelah pejabat-pejabat Barat meyakini bahwa pesawat Airbus A321 tersebut jatuh karena ledakan bom di dalam pesawat. Keseluruhan penumpang dan kru yang berjumlah 224 orang tewas dalam peristiwa itu.

Sebuah kelompok yang berafiliasi dengan kelompok radikal ISIS telah mengklaim mendalangi jatuhnya pesawat Rusia pekan lalu. Kelompok militan tersebut menyebut insiden itu sebagai pembalasan atas serangan-serangan udara Rusia di Suriah yang dimulai lebih dari sebulan lalu. (ita/ita)


Berita Terkait