Seperti dilansir AFP, Jumat (6/11/2015), aktivitas penerbangan dari Bandara Internasional Sharm el-Sheikh, Sinai ke Inggris akan kembali dibuka pada Jumat (6/11) waktu setempat. Maskapai-maskapai yang terbang ke Inggris akan mengoperasikan rute ekstra untuk memulangkan turis yang terjebak.
Namun para turis hanya akan diizinkan terbang ke Inggris dengan barang bawaan yang muat di kabin. Sedangkan koper atau bawaan bagasi mereka harus menjalani pemeriksaan khusus tersendiri, sebelum nantinya diterbangkan terpisah dan dikembalikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seluruh bagasi yang tertahan akan dikembalikan kepada pelanggan di bawah pemeriksaan keamanan terpisah yang diatur pemerintah Inggris," imbuhnya.
Suasana di Bandara Internasional Sharm el-Sheikh (REUTERS/Asmaa Waguih) |
Langkah keamanan baru ini dilakukan setelah Inggris dan Amerika Serikat menyatakan kemungkinan besar pesawat Rusia jatuh karena bom. Diyakini ada salah satu penumpang atau seorang staf bandara setempat yang membantu menyelundupkan bom ke dalam pesawat. Ditambah lagi, seorang pejabat AS menuturkan kepada CNN, bahwa keamanan di Bandara Internasional Sharm el-Sheikh cenderung longgar.
Suasana di Bandara Internasional Sharm el-Sheikh (REUTERS/Asmaa Waguih) |
Selain Inggris, maskapai Belgia Jetair juga memberlakukan aturan yang sama. Jetair menyatakan, pihaknya mengirimkan tiga pesawat khusus ke Sharm el-Sheikh untuk menjemput turis-turis yang terdampar di sana. Ketiga pesawat ini akan diterbangkan dari Brussels, pada Jumat (6/11), Sabtu (7/11) dan Minggu (8/11) dalam keadaan kosong atau tanpa penumpang.
Namun ada peringatan bahwa para penumpang tidak diperbolehkan membawa koper atau barang-barang melalui bagasi pesawat. "Aturan keamanan luar biasa akan diterapkan pada tiga penerbangan ini: tidak ada check-in bagasi yang akan diterima. Penumpang hanya bisa membawa tas kabin yang juga akan menjalani pemeriksaan tambahan," demikian pernyataan Jetair.
"Kami belum mendapatkan jaminan pasti dari bandara Sharm el-Sheikh bahwa pemeriksaan bagasi mereka mampu menghilangkan risiko keamanan," imbuhnya, sembari menyatakan pihak maskapai akan mengupayakan segala cara agar barang bagasi penumpang dikembalikan sesegera mungkin.
Suasana di Bandara Internasional Sharm el-Sheikh (REUTERS/Asmaa Waguih) |
Di antara Anda, ada yang mengalami perbedaan pemeriksaan di bandara internasional terkait peristiwa ini? Silakan kirim cerita ke redaksi@detik.com. (nvc/mad)












































Suasana di Bandara Internasional Sharm el-Sheikh (REUTERS/Asmaa Waguih)
Suasana di Bandara Internasional Sharm el-Sheikh (REUTERS/Asmaa Waguih)
Suasana di Bandara Internasional Sharm el-Sheikh (REUTERS/Asmaa Waguih)