Seperti dilansir Forbes, Jumat (6/11/2015), al-Baghdadi memproklamirkan diri sebagai khalifah dari Negara Islam Irak dan Syam. Dia juga banyak merekrut orang untuk masuk ke dalamnya dalam waktu yang singkat.
Pejuang ISIS al-Baghdadi ini telah menyita bagian timur Suriah dan barat Irak. Dia juga melakukan penjualan minyak di pasar gelap dengan total pendapatan USD 1.000.000 per hari.
Dihimpun dari berbagai sumber, Abu Bakr al-Baghdadi dulu dikenal dengan nama Dr Ibrahim. Kemudian dalam upaya untuk mengklaim dirinya sebagai keturunan Muhammad, baru-baru ini sebagai Abu Bakr Al-Baghdadi Al-Husseini Al-Qurashi.
Sekarang Dia mengklaim dirinya sebagai Amir al-Mu'minin Khalifah Ibrahim. Menurut biografi yang diposting di forum jihad pada Juli 2013, ia meraih gelar master dan PhD dalam studi Islam dari Universitas Islam Baghdad di pinggiran Adhamiya.
Laporan menunjukkan bahwa dia adalah seorang ulama di Masjid Hanbal Ahmad ibn Imam di Samarra pada sekitar waktu invasi pimpinan AS ke Irak tahun 2003. (yds/bar)











































