Dua dari 9 orang tersebut ditangkap setelah kejar-kejaran mobil di kota Gaziantep, Turki bagian tenggara pada Jumat (30/10) waktu setempat. Tujuh orang lainnya dibekuk dalam penggerebekan polisi setelahnya.
Demikian disampaikan kantor gubernur Gaziantep dalam statemen seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (4/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pemilihan yang digelar Minggu (1/11) lalu, partai berkuasa AK mendapatkan kembali suara mayoritas parlemen yang direnggut dalam pemilihan lima bulan sebelumnya.
Otoritas Turki telah ikut melancarkan serangan-serangan terhadap militan ISIS di Suriah. Presiden Turki Tayyip Erdogan pun mengatakan, operasi terhadap ISIS dan para militan Kurdi akan kembali dilanjutkan setelah pemilihan tersebut.
Disebutkan bahwa para tersangka militan ISIS itu merencanakan serangan terhadap kantor-kantor partai yang tidak teridentifikasi di Istanbul, atas perintah para anggota senior ISIS di Suriah.
Pekan lalu, jaksa-jaksa Turki mengatakan, ada bukti kuat bahwa sel ISIS di Gaziantep telah melakukan serangkaian aksi pengeboman. Puncaknya adalah dua serangan bom bunuh diri di Ankara yang menewaskan lebih dari 100 orang belum lama ini.
(ita/ita)










































