Terkait Intelijen AS, Pria Keturunan Libanon-Amerika Ditangkap di Iran

Terkait Intelijen AS, Pria Keturunan Libanon-Amerika Ditangkap di Iran

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 04 Nov 2015 14:05 WIB
Terkait Intelijen AS, Pria Keturunan Libanon-Amerika Ditangkap di Iran
Ilustrasi (REUTERS/Dario Pignatelli)
Teheran - Otoritas Iran menangkap seorang warga keturunan Libanon-Amerika Serikat. Pria ini diduga terkait komunitas intelijen AS yang ada di Iran.

Tidak diketahui pasti kapan dan di mana pria ini ditangkap. Namun televisi nasional Libanon, seperti dilansir AFP, Rabu (4/11/2015), mengidentifikasi pria ini sebagai Nezar Zaka.

"Sejumlah keterkaitan dengan komunitas intelijen dan militer AS," sebut laporan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Televisi nasional Libanon menayangkan foto seorang pria yang disebut sebagai Zaka, yang terlihat mengenakan seragam militer di salah satu pangkalan militer AS di Libanon.

Secara terpisah, Departemen Luar Negeri AS tidak membenarkan adanya penangkapan ini, namun menyebut tersangka merupakan warga negara Libanon yang memiliki izin tinggal permanen di AS.

Menurut juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Elizabeth Trudeau, pria itu memiliki green card tapi tidak memiliki paspor AS, sehingga keputusan ada di negara asalnya untuk memberikan pendampingan hukum.

Sebelumnya, Iran menahan empat warga AS keturunan Iran. Salah satu yang ditahan adalah koresponden The Washington Post, Jason Rezaian, yang ditahan sejak Juli 2014 lalu, atas tudingan spionase. Sedangkan pada Oktober lalu, seorang pengusaha berkewarganegaraan ganda AS-Iran, Siamak Namazi, ditangkap saat mengunjungi kerabatnya di Teheran. Tidak diketahui pasti alasan penahanan Namazi oleh otoritas Iran. (nvc/ita)


Berita Terkait