Tidak diketahui pasti kapan dan di mana pria ini ditangkap. Namun televisi nasional Libanon, seperti dilansir AFP, Rabu (4/11/2015), mengidentifikasi pria ini sebagai Nezar Zaka.
"Sejumlah keterkaitan dengan komunitas intelijen dan militer AS," sebut laporan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara terpisah, Departemen Luar Negeri AS tidak membenarkan adanya penangkapan ini, namun menyebut tersangka merupakan warga negara Libanon yang memiliki izin tinggal permanen di AS.
Menurut juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Elizabeth Trudeau, pria itu memiliki green card tapi tidak memiliki paspor AS, sehingga keputusan ada di negara asalnya untuk memberikan pendampingan hukum.
Sebelumnya, Iran menahan empat warga AS keturunan Iran. Salah satu yang ditahan adalah koresponden The Washington Post, Jason Rezaian, yang ditahan sejak Juli 2014 lalu, atas tudingan spionase. Sedangkan pada Oktober lalu, seorang pengusaha berkewarganegaraan ganda AS-Iran, Siamak Namazi, ditangkap saat mengunjungi kerabatnya di Teheran. Tidak diketahui pasti alasan penahanan Namazi oleh otoritas Iran. (nvc/ita)











































