Seperti dilansir Reuters, Selasa (4/11/2015), sumber resmi negara Taiwan mengatakan bahwa, Presiden Ma Ying Jeou akan terbang ke Singapura pekan ini untuk bertemu Presiden China, Xi Jinping. Pertemuan ini bertepatan dengan kondisi politik Taiwan yang cukup sensitif, mengingat pemilihan umum presiden dan legislatif akan segera diadakan pada bulan Januari 2016.
"Sikap kedua negara menyikapi isu yang akan didiskusikan dalam pertemuan tersebut positif dan konsisten. Hasil pertemuan tersebut akan kami sampaikan pada waktu yang tepat," ujar pernyataan resmi pemerintah Taiwan.
Tujuan perjalanan presiden Ma adalah untuk mengkonsolidasikan perdamaian di lintas batas dan status quo. "Presiden Ma tak akan menandatangani kesepakatan atau kerjasama dengan pemerintah China dalam pertemuan tersebut," tambahnya.
(rii/rjo)











































