Selidiki Jatuhnya Pesawat Rusia, Penyelidik Prancis Tiba di Mesir

Selidiki Jatuhnya Pesawat Rusia, Penyelidik Prancis Tiba di Mesir

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 02 Nov 2015 16:33 WIB
Selidiki Jatuhnya Pesawat Rusia, Penyelidik Prancis Tiba di Mesir
Foto: REUTERS/Mohamed Abd El Ghany
Paris, -

Belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat penumpang Rusia di wilayah Sinai, Mesir. Para penyelidik kecelakaan udara Prancis telah tiba di Mesir untuk ikut melakukan penyelidikan.

Badan penyelidikan kecelakaan udara Prancis, BEA menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (2/11/2015), pihaknya terlibat dalam penyelidikan ini karena pesawat Airbus A321-200 yang jatuh di Sinai tersebut dirancang di Prancis.

Pejabat BEA mengatakan, tim penyelidik termasuk dua penyelidik BEA dan enam penasihat tenis dari Airbus telah tiba di Mesir pada Minggu, 1 November waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BEA menyatakan, timnya akan bergabung dengan dua penyelidik dari badan kecelakaan udara Jerman, BFU, dikarenakan pesawat yang jatuh tersebut diproduksi di Jerman, serta empat penyelidik dari Rusia, dikarenakan pesawat yang jatuh itu dioperasikan oleh maskapai penerbangan Rusia.

Keseluruhan 224 penumpang dan kru tewas dalam insiden jatuhnya pesawat Kogalymavia alias Metrojet tersebut. Komisi Penerbangan Antarwilayah Rusia, Viktor Sorochenko menuturkan bahwa pesawat ini pecah saat masih mengudara. Penyebab insiden ini masih dalam penyelidikan otoritas terkait.

"Disintegrasi pesawat terjadi di udara dan pecahannya tersebar di area yang sangat luas," sebut Viktor seperti dikutip kantor berita Rusia, RIA-Novosti.

Kotak hitam pesawat telah ditemukan pada Sabtu (31/10) dan saat ini konten rekaman penerbangan yang ada di kotak hitam itu tengah dianalisis oleh otoritas terkait.

(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini