"Seorang warga Palestina mencoba menikam seorang tentara saat kerusuhan di Beit Einun, Hebron," demikian statemen militer Israel seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (2/11/2015).
"Para tentara di lokasi merespons ancaman tersebut dan menembak si penyerang, yang mengakibatkan kematiannya," imbuh militer Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak meningkatnya kekerasan pada 1 Oktober lalu, otoritas Israel telah menangkap lebih dari 1.000 warga Palestina dan Arab Israel. Kebanyakan dari mereka merupakan para pemuda dan wanita muda.
Dari jumlah itu, menurut Klub Tahanan Palestina (Palestinian Prisoners Club), kelompok kemanusiaan yang berbasis di kota Ramallah, Tepi Barat, penangkapan terbanyak yakni sebanyak 221 penangkapan, dilakukan di kota Hebron.
Penangkapan terbanyak kedua dilakukan di wilayah Yerusalem timur dengan 201 penangkapan, diikuti kemudian dengan Ramallah, Tepi Barat dengan 138 penangkapan. Selain itu, sebanyak 160 warga Arab Israel juga telah ditangkap terkait kekerasan dan bentrokan.
(ita/ita)










































