162 Jasad Korban Pesawat Jatuh di Mesir Diterbangkan ke Rusia

162 Jasad Korban Pesawat Jatuh di Mesir Diterbangkan ke Rusia

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 02 Nov 2015 09:47 WIB
162 Jasad Korban Pesawat Jatuh di Mesir Diterbangkan ke Rusia
Puing-puing pesawat Rusia ditemukan tersebar cukup luas (REUTERS/Press Service of Russian Emergencies Ministry)
Kairo - Pesawat pertama yang membawa sedikitnya 162 jasad korban jatuhnya pesawat maskapai Rusia, Kogalymavia di Mesir, diterbangkan ke Rusia. Pencarian jasad korban lainnya masih terus dilakukan.

Disampaikan otoritas bandara Mesir, seperti dilansir AFP, Senin (2/11/2015), satu pesawat jenis Ilyushin-76 telah berangkat dari Kairo menuju St Petersburg, Rusia pada Minggu (1/11) malam waktu setempat.

Pesawat jenis Airbus A-321 yang membawa total 224 penumpang dan awak itu jatuh di wilayah Sinai Utara, Mesir pada Sabtu (31/10) waktu setempat. Otoritas setempat menyatakan tidak ada korban selamat dalam insiden itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas penyelamat di lokasi kejadian menuturkan, sejauh ini timnya telah menemukan 162 jasad korban. Salah satu jasad milik seorang penumpang perempuan ditemukan di lokasi sejauh 8 kilometer dari puing utama pesawat.

Helikopter militer terus mengudara di atas lokasi kejadian seiring pencarian jasad lainnya masih terus dilanjutkan. Puing pesawat dan jasad korban ditemukan tersebar di area yang sangat luas di selatan kota El-Arish, Sinai Utara. Kebanyakan jasad korban ditemukan tidak utuh.

Secara terpisah, pejabat senior Komisi Penerbangan Antarwilayah Rusia, Viktor Sorochenko menuturkan bahwa pesawat ini patah saat masih mengudara. Penyebab insiden ini masih dalam penyelidikan otoritas terkait.

"Disintegrasi pesawat terjadi di udara dan pecahannya tersebar di area yang sangat luas," sebut Viktor seperti dikutip kantor berita Rusia, RIA-Novosti.

Kotak hitam pesawat telah ditemukan pada Sabtu (31/10) dan saat ini konten rekaman penerbangan yang ada di kotak hitam itu tengah dianalisis oleh otoritas terkait. (nvc/ita)


Berita Terkait