Disampaikan otoritas bandara Mesir, seperti dilansir AFP, Senin (2/11/2015), satu pesawat jenis Ilyushin-76 telah berangkat dari Kairo menuju St Petersburg, Rusia pada Minggu (1/11) malam waktu setempat.
Pesawat jenis Airbus A-321 yang membawa total 224 penumpang dan awak itu jatuh di wilayah Sinai Utara, Mesir pada Sabtu (31/10) waktu setempat. Otoritas setempat menyatakan tidak ada korban selamat dalam insiden itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Helikopter militer terus mengudara di atas lokasi kejadian seiring pencarian jasad lainnya masih terus dilanjutkan. Puing pesawat dan jasad korban ditemukan tersebar di area yang sangat luas di selatan kota El-Arish, Sinai Utara. Kebanyakan jasad korban ditemukan tidak utuh.
Secara terpisah, pejabat senior Komisi Penerbangan Antarwilayah Rusia, Viktor Sorochenko menuturkan bahwa pesawat ini patah saat masih mengudara. Penyebab insiden ini masih dalam penyelidikan otoritas terkait.
"Disintegrasi pesawat terjadi di udara dan pecahannya tersebar di area yang sangat luas," sebut Viktor seperti dikutip kantor berita Rusia, RIA-Novosti.
Kotak hitam pesawat telah ditemukan pada Sabtu (31/10) dan saat ini konten rekaman penerbangan yang ada di kotak hitam itu tengah dianalisis oleh otoritas terkait. (nvc/ita)











































